HALAMAN

Jumat, 30 September 2011

HENTAKAN TAK BERDAYA


serunai ............
bentang tangan ..hempas dada lepas ,
dalam galau ruang kegundahan,
Hempasan sepi dalam gemuruh riuh tawa yang terseringai terdengar,
gelagar senandung sunyi,,,
Namun aku tak tahu apa yang bisa membuatmu tertawa,apa yang membuatmu lepas teriak,
senyum simpulku kaku,tawa lirihku bisu,
Aku tak tahu bagaimana aku memulai tertawa..?
Aku tak tahu bagaimana aku memulai tersenyum,
Aku ingin tertawa aku ingin tersenyum...
Tapi......
Jeritmu terus menembus gendang telingaku,,
Ingin ku gapai kedua tanganmu..
Ingin ku menari dalam dekapan dansa indahmu..
Tapi..........
Kuasaku tak sampai menggapaimu..
Isakku hanya nyayian rinduku,..
Teriakku hanya hentakan hati meronta ,
dan terus meronta dalam jerit hati.
Terjangan kakiku hanya kekakuan dalam tegak berdiriku,.
.............................
Kemana,kemana dan kemana.....
suara lirih itu terus terdengar ,tapi aku tak tahu apa yang kemana,
tak tahu harus kemana,,
aku hanya tersungkur,tertimpuh bisu dalam isak tanyaku,
tak mampu aku tengadahkan keplaku ,tak mampu aku tengadahkan tanganku,
tersimpuh gemulaiku menanti kedua tanganmu menjamah kedua pundakku,
Kasihku..bangunkan aku,ulurkan tanganmu,seka tetes permataku,,
Kasihku dekap aku dalam kebimbangan dan kegundahanku..
Kasihku ........................

Tidak ada komentar:

Posting Komentar