Bila jazad tak lagi mampu bergerak
Bila mata tak lagi bisa melihatBila mulut tak lagi bisa berucap
Mana kala jazad terbujur kaku dalam pembaringan
Kala dingin setapak demi setapak mangalir
dari ujung kaki begerak pelahan ke ujung rambut
Tak kuasa jazad sombongku meronta
Tak kuasa sombongku melawan.
Tak kuasa busung dadaku menantang.
Pelahan segumpal arti itu menghembus
Kala itu jazad sombong ini tak akan berarti.
hanya seonggok daging
sekelompok tulang belulang tiada arti
sekelompok tulang belulang tiada arti
Arti itu telah kembali ke nirwana
hanya mampu melihat ,mendengar
tak kuasa menjamah,tak kuasa menyapa
kuasa hati tuk senantiasa menyebutMu
Dalam baring jazad hina
Hanya Arti itu yang selalu berguna kala jazad hidup dan kala jazad tiada,
mana kala Arti itu trus menyebut namaNya
Bertasbihnya Arti tiada lekang dalam alam dan maya.
Arti terus berjalan dan berjalan menuju nirwana
Dalam untaian kata tasbih kepadaNya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar