HALAMAN

Kamis, 07 Juli 2011

JAZAD SOMBONGKU TAK LAGI BERGUNA

Bila jazad tak lagi mampu bergerak
Bila mata tak lagi bisa melihat
Bila mulut tak lagi bisa berucap

Mana kala jazad terbujur kaku dalam pembaringan
Kala dingin setapak demi setapak mangalir
dari ujung kaki begerak pelahan ke ujung rambut

Tak kuasa jazad sombongku meronta
Tak kuasa sombongku melawan.
Tak kuasa busung dadaku menantang.

Pelahan segumpal arti itu menghembus
Kala itu jazad sombong ini tak akan berarti.
hanya seonggok daging
sekelompok tulang belulang tiada arti

Arti itu telah kembali ke nirwana 
hanya mampu melihat ,mendengar
tak kuasa menjamah,tak kuasa menyapa
Dalam hembusan arti dalam persembahan arti itu
kuasa hati tuk senantiasa menyebutMu
Dalam baring jazad hina
Hanya Arti itu yang selalu berguna kala jazad hidup dan kala jazad tiada,
mana kala Arti itu trus menyebut namaNya
Bertasbihnya Arti tiada lekang dalam alam dan maya.
Arti terus berjalan dan berjalan menuju nirwana 
Dalam untaian kata tasbih kepadaNya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar